Jumat, 04 Juli 2014

1 dibaklik 3

Rindu ini menunjuk titik dalam palung,
Kediaman ini karena tak mampu,
Kediaman ini karena mengalah,
Rindu ini menepuk dahi menepuk dada
Sadarkan beribu lamunan buram tentangmu
Lemah memori menjerit rasa,
Karenarindu ini masih begitu terik,

Aku bersembunyi dibalik debu demi segala tentang engkau,
Lalu kau biarkan debu ituberhamburan tak tentu arah,
Lalu mengertikah engkau dimana kini aku berteduh?
Dibalik beribu peluh jawabku,
Lalu percayakah engkau akan SEJATI?
Tak ada yang bisa yang bisa dipercaya jawab engkau
Seketika detak ini berhenti bergerak,
Menerima segala tindak tanpa tanda
Menerima segala peristiwa tanpa kenang,
Mengenang waktu tanpa album, sendiri dibalik sinar malam,
Kini malaikat yang akan menyampaikan pesanku,
AKU SAYANG KALIAN...

Kalian adalaah teman yang lebih dari sekedar karib, kata mereka.
Arang ini menjadikan kelabu saat merasa jauh,
Aku tak berdaya,
Aku tak bermain dengan resikoku
Air mata dan peluh melebur membasahi hari,
Berharap Tuhan menyampaikan rasa ini pada kalian,
Dan kau berkata, rasa apakah itu?
Maka mimpi menjawab, itu rasa cinta dan rindu...

Adakah disana kau rindu padaku sobat?
"tidak", mungkin itu adalah kata yang menghujamku,
Aku diam ditekuk malam,
semua menjauh, aku sadar, aku melihat,
aku berusaha menggenggam,
Tapi terlambat, kau terlalu jauh,
Kita berbeda,
Kita pernah bersama karena kita kita menyenangi itu
Tapi kini kita jauh,
Bukan karena kita sibuk,
Tapi karena aku yang tidak bisa menjagamu kawan,
Selamat malam,
AKU SAYANG KALIAN....