tak ada yang tahu detik berapa maqtahari muncul
tak ada yang menyempatkan waktu..
deti berapa matahari tenggelam
hiruk pikuk ini terlalu berharga untuk ditinggalkan
seandainya waktu dapat diputar berulang-ulang
tak akan ada kata menyesal
seandainya tak dikenal kesalahan
tak akan ada kata maaf
seandainya kehidupan tanpa rasa sakit
tak akan ada kata eluh
seandainya perasaan diciptakan hanya untuk bahagia
tak akan ada kata terluka
malaikat tanpa sayap.
bukan dongeng pelipur lara
saat kau paham siapa dia?
mungkin tak akan sadar sekarang
karena dia yang paling tahu siapa diri kita
maka dia...
yang memiliki kesempatan terbesar,
untuk membuat kita terluka
Kamis, 17 April 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar